-->

Iklan

Pasca Sekdes di Tunjung Teja Terjerat Narkoba, FRIC DPW Banten Minta Polisi Tes Urin Semua Aparatur Desa Hingga Jajaran Gubernur

BANTEN INSERT
Selasa, 27 Oktober 2026, 10.36.00 WIB Last Updated 2026-10-27T03:36:40Z

 




SERANG - banteninsert.com - Pasca ditangkapnya oknum Sekretaris Desa (Sekdes) di Kecamatan Tunjung Teja, Kabupaten Serang, yang terjerat kasus narkoba, Perkumpulan Wartawan Fast Respon Indonesia Center (FRIC) DPW Banten meminta pihak kepolisian melakukan tes urin massal terhadap seluruh aparatur pemerintahan Desa se- Banten. 


FRIC DPW Banten menilai, peredaran dan penyalahgunaan narkoba sudah merambah hingga ke tingkat pemerintahan desa, sehingga perlu langkah tegas dan terukur.


Seiring dengan menggaungnya atensi Kapolri Jenderal Suyudi dalam memberantas narkoba hingga ke akar-akarnya, FRIC DPW Banten mendukung penuh dan meminta untuk ditindaklanjuti secara nyata di daerah.


"Untuk menindaklanjuti atensi Kapolri tersebut, sebaiknya Polda Banten dan Polres jajaran secara rutin melakukan tes urin kepada seluruh jajaran aparatur pemerintah, mulai dari tingkat desa, kecamatan, bupati hingga gubernur," tegas Ketua FRIC DPW Banten, Habibi, Senin (27/10/2026).


Menurut Habibi, tes urin rutin adalah langkah pencegahan yang paling efektif untuk menghindari penyalahgunaan narkoba, terutama di tingkat perdesaan yang selama ini luput dari pengawasan.


"Jika Sekdes saja bisa terjerat narkoba, bagaimana dengan yang lain? Jangan sampai aparatur yang seharusnya menjadi contoh bagi masyarakat justru menjadi pemakai. Ini harus dicegah. Tes urin dari desa sampai gubernur adalah solusi," tambahnya.


FRIC DPW Banten berharap, Polda Banten segera menggelar razia tes urin secara mendadak tanpa pemberitahuan, agar hasilnya objektif dan dapat memetakan sejauh mana narkoba telah masuk ke lingkaran aparatur pemerintah di Banten. (Red)

Komentar

Tampilkan

  • Pasca Sekdes di Tunjung Teja Terjerat Narkoba, FRIC DPW Banten Minta Polisi Tes Urin Semua Aparatur Desa Hingga Jajaran Gubernur
  • 0

Terkini